Brain Based Whole Learning (BBWL) Untuk Kemampuan Literasi Sains, Penguasaan Konsep dan Retensi

Dr. Neni Murniati, S.Pd., M.Pd.
Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D.
Dra. Dwi Listyorini, M.Si., D.Sc.

Deskripsi Modul

Brain Based Whole Learning (Bawel) sebuah model pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai pusat kegiatan mengekplorasi informasi, melakukan pengamatan, dan investigasi dengan prosedur yang sistematis dan sistem pembelajaran yang teroganisisir. Brain Based Whole Learning (Bawel) berpusat pada otak melaui tahapan pembelajarannya melibatkan anggota tubuh untuk membantu siswa memaksimalkan kinerja otak kanan dan kiri.  Pada tahapan peregangan otot dan tahap inkubasi dan memasukkan memori dengan maendengarkan musik dapat membantu siswa melakukan pengelolaan informasi; yaitu bagaimana informasi tersebut didapatkan, kemudian bagaimana menyimpannya dana bagaimana memanggil informasi tersebut secara lebih baik. Dampak musik  dalam pembelajaran dapat meningkatkan intelegensi, merasa tenang, meningkatkan motivasi, dan perkembangan kepribadian. Brain Based Whole Learning (Bawel) menarik perhatian siswa, dan lebih menyenangkan karena menekankan pada eksperimen dan aktivitas di ruang kelas  serta membuat perubahan social pada proses pembelajaran berlangsung. Brain Based Learning (Bawel) ini membantu guru dan siswa dalam pengelolaan informasi pelajaran. Guru menjadi fasilitator dalam menuntun dan mendampingi siswa meningkatkan kemampuan literasi sains, penguasaan konsep dan retensi siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran secara maksimal.

Ukuran:
21 cm x 14,8 cm
Halaman:
viii+136

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *