Pelatihan Penyusunan Soal Berpikir Tingkat Tinggi Lingkup Kelompok Kerja Serta Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Out Door Matematika Berbasis Lokal Konteks Guru Sekolah Dasar Kabupaten Kepahiang

Pelatihan Penyusunan Soal Berpikir Tingkat Tinggi Lingkup Kelompok Kerja Serta Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Out Door Matematika Berbasis Lokal Konteks Guru Sekolah Dasar Kabupaten Kepahiang

Soal berpikir tingkat tinggi adalah pertanyaan atau pernyataan yang dirancang untuk mendorong pemikiran yang lebih mendalam, analitis, dan kritis. Pertanyaan-pertanyaan ini memerlukan pemikiran lebih dari sekadar mengingat atau memahami informasi dasar. Soal berpikir tingkat tinggi mendorong individu untuk mengembangkan keterampilan kognitif yang lebih tinggi, seperti menganalisis, mengevaluasi, mengintegrasikan informasi, merancang solusi, dan mengambil keputusan yang baik. Pertanyaan berpikir tingkat tinggi sering digunakan dalam konteks pendidikan untuk mengukur pemahaman yang lebih mendalam dan kemampuan berpikir kritis. Soal berpikir tingkat tinggi juga digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan analisis situasi kompleks. Pertanyaan-pertanyaan ini membantu individu mengembangkan pemikiran yang lebih komprehensif dan kritis, yang merupakan keterampilan penting dalam berbagai bidang kehidupan.
Bahan ajar outdoor berbasis lokal konteks merujuk pada materi pelajaran atau program pendidikan yang dirancang untuk memanfaatkan lingkungan sekitar, budaya lokal, dan sumber daya alam dalam pengalaman pembelajaran di luar ruangan. Pendekatan ini bertujuan untuk menghubungkan siswa dengan realitas lokal mereka, mempromosikan pemahaman tentang lingkungan sekitar, budaya, sejarah, dan aspek-aspek lokal lainnya. Ini memiliki sejumlah manfaat, termasuk meningkatkan keterlibatan siswa, meningkatkan pemahaman mereka tentang dunia sekitar, serta menghargai dan melestarikan warisan lokal. Dengan menggunakan bahan ajar berbasis lokal konteks, pendidik dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang tempat mereka tinggal, menghargai keanekaragaman budaya, lingkungan alam, dan sejarah lokal mereka, serta memotivasi mereka untuk terlibat aktif dalam komunitas dan melestarikan warisan lokal. Pendekatan ini juga mendukung pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif, di mana siswa secara langsung terlibat dalam proses pembelajaran mereka.
Pelatihan ini dilaksanakan oleh dosen S-2 Pendidikan dasar FKIP UNIB yaitu Drs. Irwan Koto, M.A., Ph.D. dan Prof. Drs. Agus Susanta, M.Ed., Pd.D. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 25 juli 2023 di kabupaten Kepahiang. Selama kegiatan berlangsung banyak kegiatan yang menarik perhatian para guru dalam pelatihan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *